Luapan Sungai Madiun Sebabkan Empat Desa di Ngawi Terendam, Akses Jalan Terganggu
Ngawi, tjahayatimoer.net – Empat desa di Kabupaten Ngawi terendam banjir akibat luapan Sungai Madiun. Banjir ini terjadi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ngawi, Kecamatan Pangkur, dan Kecamatan Kwadungan, dengan ketinggian air mencapai 40 cm.
Menurut Anggota Tim Rescue Ngawi, Kurnia, banjir mulai merendam permukiman warga sejak Jumat malam dan terus meluas hingga Sabtu pagi.
"Banjir melanda empat desa yang tersebar di tiga kecamatan dengan ketinggian air sekitar 40 cm akibat luapan Sungai Madiun," ujar Kurnia kepada wartawan, Sabtu (1/3/2025).
Empat desa terdampak tersebut adalah Desa Manguharjo di Kecamatan Ngawi, Desa Waruk Tengah dan Pleset di Kecamatan Pangkur, serta Desa Simo di Kecamatan Kwadungan.
Akses Jalan Ikut Terendam
Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi Jalan Raya Manguharjo arah Ngawi Kota dengan ketinggian air sekitar 40 cm. Hal ini menyebabkan gangguan lalu lintas dan memaksa petugas melakukan pengalihan arus.
"Kami mengalihkan kendaraan ke jalur perkampungan karena banjir di jalan raya sepanjang sekitar 100 meter menghambat arus lalu lintas," jelas Kurnia.
Hingga saat ini, tim penyelamat masih melakukan pemantauan terhadap kondisi banjir. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air, mengingat curah hujan di wilayah Ngawi masih cukup tinggi.
Pemerintah daerah bersama tim tanggap darurat telah disiagakan untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak dan mempersiapkan langkah-langkah mitigasi jika kondisi banjir semakin parah.(Red.AL)
Komentar
Posting Komentar