Tingginya Antusiasme Penumpang, Pemkab Tulungagung Usulkan Penambahan Trayek DAMRI ke Pemerintah Pusat

 


Tulungagung, Jawa Timur,  tjahayatimoer.net - Meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan bus DAMRI di rute Tulungagung-Pacitan menarik perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Kondisi ini mendorong Pemkab untuk mengajukan usulan penambahan trayek kepada pemerintah pusat guna mengakomodasi kebutuhan transportasi yang terus berkembang.

Plt. Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung, Aries Prasetyo, menjelaskan bahwa trayek Tulungagung-Pacitan menjadi salah satu rute favorit karena melintasi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Jalur ini melewati jalur lintas selatan (JLS) yang dikenal dengan pemandangan indah dan akses mudah menuju destinasi wisata di pesisir selatan.

"Trayek ini dikenal sebagai DAMRI KSPN karena melintasi kawasan strategis pariwisata. Saat ini, tersedia dua armada yang melayani rute ini dengan tingkat keterisian mencapai 70 persen dan bisa mencapai 100 persen saat akhir pekan atau musim liburan," ujar Aries.

Selain keindahan jalur yang dilalui, faktor harga tiket yang terjangkau juga menjadi daya tarik. Tarif sekali perjalanan hanya Rp 21 ribu per penumpang untuk rute Tulungagung-Pacitan maupun sebaliknya. Kemudahan pemesanan tiket secara online melalui aplikasi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan dengan lebih praktis.

"Kami menyediakan layanan pemesanan online sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka lebih mudah. Pembayaran juga bisa dilakukan melalui aplikasi, sehingga lebih efisien," tambah Aries.

Saat ini, DAMRI KSPN Tulungagung-Pacitan memiliki dua jadwal keberangkatan setiap harinya dari Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung, yaitu pukul 04.00 dan pukul 16.00. Armada DAMRI juga berhenti di beberapa titik strategis untuk menjemput penumpang, termasuk di area dekat stasiun kereta api.

Melihat tingginya permintaan, Dishub Tulungagung telah melakukan survei untuk mengevaluasi potensi pengembangan trayek baru yang dapat menjangkau lebih banyak wilayah, khususnya jalur wisata di pesisir selatan. Dishub juga telah mengajukan usulan resmi kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memperluas jangkauan layanan DAMRI KSPN.

"Kami sudah mengusulkan penambahan trayek yang melewati JLS dan berdasarkan hasil survei, daerah seperti Campurdarat juga menunjukkan minat tinggi terhadap layanan ini. Kami berharap usulan ini dapat segera terealisasi untuk meningkatkan konektivitas transportasi di wilayah selatan Tulungagung," tutup Aries.

Dengan adanya perluasan trayek, diharapkan layanan transportasi umum di Tulungagung semakin optimal, mendukung pariwisata lokal, serta memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat.(Red.AL)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MERESAHKAN !!! PT. LARASHATIKU ENVIRONMENTAL Disinyalir Lancarkan Dumping Sembarang Tempat.

Ada 6 Titik Indomaret Tanpa Izin, Gertak Persoalkan Toko Modern Siluman di 6 Titik.

Polda Jatim Dikritik karena Lambatnya Penanganan Kasus Rekayasa Pemilihan Kepala Desa